Jumat, 09 September 2016

UNGGUN API


   SUSUNAN UPACARA  PEMBAKARAN UNGGUN API/API DASA DHARMA
     I. Personil Upacara
1. Pembina Upacara:
2. Penanggungjawab acara:
3. Pemimpin upacara:
4. Pembawa acara
5. 10 Orang Pembaca Dasa Dharma
6. 4 orang Menyanyikan Lagu Indah Api Merah
    II. Susunan Acara
1. Pradana/Pemimpin upacara memasuki lapangan upacara langsung mengambil alih pimpinan
Pradana mengatakan “Acara pembakaran Api Dasa Dharma segera dimulai, Siaaaap..................Grak!
2. Pradana menjemput pembina dan laporan ( “Lapor, Ambalan telah siap, acara pembakaran Api Dasa Dharma segera dimulai, kakak selaku Pembina diundang memasuki lapangan")
3. Kakak Pembina memasuki lapangan.
4. Penghormatan kepada kakak Pembina
( Pradana/Pemimpin Upacara : Kepada Kakak Pembina, Hormat….Grak… Tegak…Grak )
5. Laporan pemimpin upacara kepada Pembina upacara
( “Lapor, Acara Pembakaran Api Dasa Dharma segera dimulai, laporan selesai!")
6.  Pengucapan Pancasila,
7.  Sekapur Sirih Unggun Api
(“Dengar apa yang tersirat dalam Dasa Dharma Pramuka, kita tanamkan dalam hati... kita hayati dan kita amalkan dengan sepenuh usaha. Ksatria Pramuka Indonesia dengan langkah penuh penghayatan, menyalakan api semangat Dasa Dharma. (Petugas Pembawa obor maju dan mengucapkan Dasa Dharma diiringi lagu Indah Api Merah”).
8.  Tim Pengucapan Dasa Dharma (Pembawa Obor) memasuki lapangan
9.   Penyalaan Api Dasa Dharma oleh Pembina upacara
10. Pembacaan Dasa Dharma oleh masing-masing pembawa obor
        11. Tim Pembaca Dasa Dharma (Pembawa obor) maju mendekati Unggun Api yang di tengah 
12. Tim Pembaca Dasa Dharma (Pembawa obor) , serentak mengangkat obor keatas sambila         mengucapkan “ satyaku ku Dharmakan, Dharmaku ku Bhaktikan”(“Petugas lagu mengumandangkan kalimat terakhir dari lagu satya dharma Pramuka ….KAMI JADI PANDUMU…(kemudian diikuti oleh semua peserta), Menyanyikan lagu api unggun, padamu negeri, syukur 
13.  Tim Pembaca Dasa Dharma (Pembawa obor) meninggalkan lapangan

14. Pengarahan Pembina upacara

15. Do’a

16. Laporan Pradana/Pemimpin Upacara kepada Pembina upacara

(“acara telah dilaksanakan, laporan selesai”),

17.  Pembina upacara berkenan meninggalkan lapangan upacara

18. Pemimpin upacara menyerahkan pimpinan langsung meninggalkan lapangan upacara

19. Acara dilanjutkan dengan Pentas seni dari peserta ( Drama, Nyanyi, Puisi, Lawak, Permainan, dll)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar